Alan terpana melihat seseorang yang duduk dengan anggun di depan matanya. Ia mengenakan selendang khas india lengkap dengan hiasan di kepala mirip dewi. Sari di badannya berwarna orange menyala dengan gelang-gelang emas dan perhiasan emas di bagian perut. Yang membuat janggal adalah badannya yang kekar dan tato yang ada si sebagian badannya. Ia seperti lelaki yang disulap secara buru-buru menjadi wanita. "Dia Oslo?" tanya Alan tak percaya. Tuan Narendra tersenyum canggung, lebih terlihat seperti cengiran aneh. "Devy! Sajikan teh untuk tamu kita. Bukankah teh yang baru kamu bawa dari Jepang sangat nikmat." ucap Oslo dengan acuh tak acuh. Oslo kemudian memperhatikan kedua tamu asing di depan matanya. Dia terpaku melihat Tuan Narendra. Ia tampak gugup dan menjadi salah tingkah. Oslo berdehem untuk meredakan kegugupannya. "Kenapa dia mirip sekali dengan Tuan." gumamnya kesal. "Aku tak suka dibujuk." Ucap Oslo tak jelas ditujukan pada siapa. Tangannya sedikit bergetar ketika
Last Updated : 2026-03-26 Read more