Persey memandang Poem dengan tajam. Sejak kematian Camelia, ia menjadi tangan kanan paling dipercaya Robert. Seharusnya ia tak meremehkannya dahulu. Hanya karena membawa Camelia dalam keadaan sekarat, ia kini dinomor duakan. Namun, ia hanya bisa diam. Persey tak berani mengganggu lelaki ini sekarang. "Tuan Persey! Anda baik-baik saja?" tanya anak buahnya. Persey mengangguk. "Tuan Poem memang sedang berjaya di bawah Tuan Robert. Tapi saya yakin, suatu hari tempat Tuan Poem akan kembali menjadi milik anda." ucap anak buahnya. Persey tersenyum miring. "Kalau begitu, aku akan menanti hari itu tiba. O, ya, soal wanita yang mirip Camelia, apa informasi itu benar?" Tanya Persey. "Masih diselidiki, Tuan." jawab anak buahnya. Persey tersenyum miring "Ada tugas berat untukmu. Jika kita berhasil. Tak lama lagi, keinginanmu akan tercapai." ucap Persey menyeringai. Anak buahnya tak mengerti. Namun tetap mengangguk. Dunia orang-orang ini tak jauh-jauh dari persaingan. Dunia yang jaha
최신 업데이트 : 2026-02-08 더 보기