“Sudah, cukup. Begitu kalian pergi, aku bisa mencari kesempatan untuk melarikan diri. Aku memang tidak bisa mengalahkannya, tetapi kalau hanya melarikan diri, aku masih sanggup.”Nathan tidak ingin Mahesa berlama-lama di tempat itu dan membuang kesempatan yang ada, sehingga ia segera mendesaknya untuk pergi.Mendengar perkataan Nathan, Mahesa akhirnya memahami maksudnya. Nathan tidak berniat menghadapi Damian sampai titik darah penghabisan, melainkan hanya ingin mencari celah untuk melarikan diri setelah Mahesa dan kedua muridnya berhasil menjauh.Mahesa pun merasa sedikit lega. “Jaga dirimu baik-baik.”Dengan bantuan Rael dan Velisa, Mahesa perlahan berdiri dan bersiap meninggalkan tempat tersebut. Namun, tepat saat itu, suara langkah kaki yang ramai terdengar dari kejauhan.Osric dan Harland datang bersama rombongan dari berbagai faksi. Begitu melihat kondisi markas Ordo Sancta yang telah berubah menjadi lautan darah, banyak orang langsung tertegun. Namun, ketika Osric melihat Mahes
Read more