Tatapan Nathan berhenti pada satu sosok terbesar. "Kalau aku membunuh yang satu itu, apakah aku bisa membentuk Rune Primordial kesembilan?"Rasa penasaran akhirnya mengalahkan kehati-hatiannya.Nathan melompat turun dari puncak gunung. Dia memang berniat mencobanya sekali lagi. Selama Panah Kaisar Langit masih berada di tangannya, para mayat hidup tidak akan berani mendekat, dan jika keadaan menjadi terlalu berbahaya, dia masih bisa mundur kembali ke puncak gunung.Pedang Aruna berayun di tangannya. Dua tebasan energi pedang langsung membelah kerumunan mayat hidup, membuka jalan bagi Nathan untuk melesat maju. Dalam sekejap, dia sudah tiba tepat di hadapan mayat hidup raksasa tersebut.Melihat Nathan datang, makhluk itu langsung mengeluarkan raungan mengerikan. Selama ini, keberadaan Nathan telah membuat mereka tidak berdaya. Setiap kali hendak mengepungnya, Panah Kaisar Langit selalu membuat mereka mundur. Kemarahan mayat hidup raksasa itu pun telah menumpuk sejak lama.Nathan tidak
Leer más