Utusan Ki Lurah Tunggoro bernama Gaung Cablak. Mulutnya besar, suaranya juga besar. Berbadan tinggi besar berotot, kepalanya juga besar, gundul tanpa sehelai rambut pun. Tapi kepala itu diikat pakai pita merah berbintik-bintik hitam. Pakaiannya serba merah, mengenakan gelang bahar besar warna hitam. Ia menyandang goiok lebar yang diselipkan di pinggang kirinya. Ia didampingi seorang anak buah yang bertubuh kurus kerempeng agak pendek, tapi tengil sekali.Usianya lebih muda dari Gaung Cablak yang berumur empat puluh tahun itu. Orang kerempeng itu berpakaian serba hitam, rambutnya lurus, tipis, panjang, diikat dengan kain warna coklat muda. Ia seorang pengawas buruh perkebunan milik Ki Lurah Tunggoro yang kerjanya berkeliling terus, sehingga dikenal dengan Mandor Gangsing.Pintu kamar yang tidak bisa dijebol Gaung Cablak membuat mereka penasaran, lalu menunggu di luar kedai. Sedangkan Baraka dan Bulan Sekuntum malam itu akhirnya tertidur dengan sendirinya dalam keadaan b
Last Updated : 2026-02-15 Read more