Di dalam aula istana, lantai batu yang keras mulai mengeluarkan retakan halus di bawah tekanan aura tersebut. Para pejabat tinggi Alam Huaxia yang berdiri di dalam aula merasakan tubuh mereka ditekan oleh kekuatan yang tidak mampu mereka lawan. Bahkan bagi mereka yang telah mencapai ranah tinggi, tekanan dari Penguasa Dewa Sejati peringkat delapan tetap merupakan kekuatan yang sulit ditanggung. Tetua Agung tetap berdiri dengan tenang di tempatnya, sementara aura miliknya terus menyelimuti seluruh Alam Huaxia. Wanlo merasakan tubuhnya sendiri menjadi berat. Ia sangat memahami makna dari tindakan Tetua Agung itu. Jika ia membuat keputusan yang salah, Tetua Agung tidak akan ragu menghancurkan seluruh Alam Huaxia. Wanlo akhirnya menundukkan kepalanya sedikit. “Tetua, aku akan mempersiapkan pasukan sesegera mungkin. Dan langsung pergi ke Istana Laut Timur,” ucapnya dengan berat hati. Begitu kalimat itu keluar dari mulut Wanlo, tekanan yang menyelimuti aula istana sedikit mereda. Wa
最終更新日 : 2026-03-14 続きを読む