"Bunuh mereka!"Seruan itu bergema seperti sinyal yang sudah lama ditunggu tanpa ada yang mau mengakuinya. Dalam hitungan detik yang terasa terlalu cepat untuk diantisipasi, pertempuran pecah di seluruh area pintu keluar Alam Rahasia Demon Saint. Suara benturan pedang, ledakan energi, dan teriakan kesakitan berbaur menjadi satu kekacauan yang mengguncang tanah di bawah kaki mereka. Darah mewarnai rerumputan kering, mengalir mengikuti retakan di batu, membentuk genangan yang tidak peduli siapa yang jatuh di dalamnya.Ryan dan rombongan Sekte Slaughter tidak bergerak. Tidak satu pun dari mereka mengucapkan kata-kata yang tidak perlu.Mereka bersembunyi di balik barisan pepohonan dengan napas yang ditahan secara setengah sadar. Menunggu. Menonton. Menghitung.'Belum. Belum waktunya.'Di depan sana, lima kultivator Ranah Creation dari berbagai faksi wilayah barat berhadapan langsung dengan formasi Klan Spiritum S
อ่านเพิ่มเติม