Mag-log inKedua Orang Tua Ryan Pendragon dibunuh pada saat jamuan makan besar demi melindungi seorang gadis kecil. Sebelum Ibunya terbunuh, Ryan terlebih dahulu dibuang olehnya ke sungai, agar bisa lolos dari tragedi ini. Semua orang mengira Ryan telah mati. Namun, lima tahun kemudian, ia kembali dan akan membalas semua orang yang terlibat dalam jamuan makan tersebut. Ryan mengangkat kepalanya, tatapannya setajam elang yang mengawasi mangsanya. "Kota Golden River!" gumamnya pelan, suaranya penuh tekad. "Aku, Ryan Pendragon, telah kembali!" Ia menarik napas dalam-dalam, berusaha menenangkan diri. "Kali ini, aku bersumpah, aku akan membuat semua orang yang terlibat tragedi ini membayar jutaan kali lipat!"
view moreSebuah boneka setara Ranah Star Sealed! Sementara Ryan hanya kultivator Ranah Dao Integration tingkat dua.Sekalipun tubuhnya cukup kuat untuk menahan aura mengerikan tadi, mustahil baginya mengalahkan lawan setingkat Ranah Star Sealed!Menahan tekanan aura adalah satu hal, tetapi bertarung langsung melawan kekuatan sebesar itu adalah persoalan yang jauh berbeda.Kini, mereka tinggal menunggu tontonan Ryan dihajar habis-habisan oleh boneka itu. Sebagian bahkan mulai mencari posisi terbaik untuk menonton, sudah menahan senyum sambil membayangkan pemuda sombong itu berlumuran darah di tanah.Sesaat kemudian, tubuh boneka itu berkelebat, melesat ke arah Ryan dengan kecepatan secepat kilat. Semua orang hampir tak sempat mengedipkan mata.Bersamaan dengan itu, lengan bajanya berubah wujud menjadi sebilah pedang panjang yang mengayun deras untuk menebas Ryan.Gerakannya begitu cepat sampai bayangannya seolah berlipat ganda di udara. Suara dengung tajam mengiringi setiap ayunannya.Seran
Lucas Ravenclaw adalah kultivator Ranah Star Sealed tingkat satu.Namun aura Nolan Chester jauh berbeda dari itu, terpaut bagai langit dan bumi! Inilah fondasi sejati Akademi Heavenly Flame.Meski begitu, Ryan menggertakkan giginya rapat-rapat tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Keringat dingin membasahi keningnya.Punggungnya tetap tegak lurus, meski darah terus merembes dari sudut bibirnya.'Bahkan seorang kultivator puncak Ranah Creation biasa pun rasanya tak akan sanggup menahan tekanan ini.'Untung saja tubuh fisiknya luar biasa tangguh. Tanpa itu, ia pasti sudah remuk sepenuhnya, hancur menjadi debu tanpa sempat melawan.Namun sorot matanya sama sekali tidak goyah! Dia tetap menatap lurus ke depan, seolah menantang tekanan mengerikan itu untuk meremukkannya kalau memang bisa.Tiba-tiba, energi iblis yang seakan tak berujung menyembur keluar dari tubuh Ryan.Di keningnya, sekelebat cah
Bagi banyak orang di sana, Ryan masih terlalu muda dan minim pengalaman.Meski ia kuat, banyak yang menganggap pencapaian Ryan di masa depan akan terbatas.Bagaimanapun, di dunia kultivasi, kalau ingin melangkah jauh dan memperoleh lebih banyak sumber daya, bakat saja tidak cukup.Seseorang harus tahu siapa yang perlu dirangkul dan siapa yang tak boleh disinggung! Sekuat apa pun seseorang di usia muda, tanpa naungan kekuatan besar, dia hanya akan menjadi mangsa yang menunggu dilahap.Dan sekarang, Ryan jelas-jelas telah menyinggung orang yang seharusnya tidak dia singgung.Bukan sekadar seorang senior biasa, melainkan seorang penegak hukum dari Akademi Heavenly Flame. Ia pasti akan membayar mahal!Namun, di luar dugaan, mata Nolan sama sekali tidak menyiratkan rasa jijik ataupun amarah saat menatap Ryan. Sorot itu justru terasa tenang, hampir seperti sedang menilai.Justru sebaliknya, kalau Ryan menda
lBeberapa jenius Ranah Creation dan Ranah Dao Integration yang lebih lemah nyaris tak sanggup menahan tekanan itu. Tubuh mereka bergetar hebat, seakan siap ambruk kapan saja. Kaki mereka goyah, wajah mereka memucat, dan mereka susah payah berusaha tetap berdiri tegak. Beberapa bahkan menggigit bibir menahan sakit. Padahal, mereka adalah jenius-jenius berbakat yang kekuatannya sudah melampaui tingkat kultivasi mereka sendiri. Sementara Ryan, yang menjadi sasaran utama tekanan itu, menanggung beban seribu, bahkan sepuluh ribu kali lipat lebih berat dari yang mereka rasakan. Dengan tingkat kultivasi seperti Ryan yang bahkan belum mencapai Ranah Creation, bukankah semestinya ia sudah remuk menjadi serpihan dan lenyap tak bersisa? Namun kenyataannya, Ryan tetap berdiri tegak, menatap ke arah datangnya aura itu dengan sorot menantang. Kedua tangannya terkepal erat di sisi tubuh. Tak setetes pun rasa gentar tampak di wajahnya. Kalau ini bukan sesuatu yang melawan kodrat, lalu apa
"Keluarga Draug… Finley Draug…"Ryan teringat saat ia pergi ke wilayah Klan Aetheren dan membunuh tuan muda kelima Keluarga Draug, Finley Draug, seorang jenius tingkat empat Ranah God King berusia 18 tahun. Ia juga telah membunuh enam jenius lainnya dan dua penjaga Ranah Primor
Malam tiba dengan kegelapan yang pekat. Ryan dan Yue Lane meninggalkan penginapan dengan langkah sunyi sementara Lina Jirk tetap tinggal di dalam, terlindungi oleh formasi pelindung yang telah dipasang Ryan. "Ayo kita pergi ke Sekte Heavenly Soul terlebih dahulu," ucap Ryan dengan nada dingin. Saa
"Hhh!"Di ruang pribadi mewah, Tetua Agung Keluarga Draug menghela napas panjang dengan kecewa. Tangannya mengepal kuat di sandaran kursi hingga buku-buku jarinya memutih."Saya tidak menyangka tidak ada yang akan menawar lagi kali ini. Benar-benar mengecewakan."
Pada saat yang sama, Ryan sedang berjalan melalui Kota Sky Sword, mengamati sekitarnya dan situasinya. Yang mengejutkannya, dia melihat wajah yang familiar. Welly Bastion juga muncul di Kota Sky Sword. Namun, dia tidak mengenalinya dalam penyamarannya. "Pertemuan Agung Matahari Surgawi!" "Semu






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Mga Ratings
RebyuMore