Pada saat ini, Lyra yang berada di Apartemen, dengan hati-hati menuliskan kata terakhir di atas kertas. Ia kemudian melengkungkan bibir merah mudanya yang halus, meletakkan surat itu dengan rapi di atas meja rias, dan menatap wajah cantiknya di cermin sembari menumbuhkan rasa percaya diri. Ia berbalik dengan anggun dan mengambil koper yang telah disiapkan di sampingnya. Namun, saat ia berputar, kibasan pakaiannya memicu aliran udara yang menyeret kertas tipis di atas meja itu hingga melayang jatuh ke bawah meja dalam lengkungan yang indah. Kertas itu mendarat tanpa suara, dan ia yang mengira segalanya sudah aman, tidak menyadari perubahan kecil tersebut.Lyra meletakkan barang bawaannya ke dalam mobil, namun tujuannya bukanlah Bandara Internasional, melainkan kantor Pinnacle International. Ia berpikir bahwa dirinya sudah menikah selama beberapa hari. Meskipun ia tidak tahu apakah Tuan Muda Altair telah memberi tahu Aiden tentang pernikahannya, menurutnya sangat perlu untuk datang dan
Read more