Waktu sudah hampir subuh ketika Adit akhirnya sampai di rumah. Langit di timur mulai memerah, pertanda matahari akan segera terbit. Jalanan masih sangat sepi, hanya sesekali terlihat tukang sayur atau petugas kebersihan yang mulai beraktivitas.Adit memarkirkan motornya di garasi dengan gerakan yang lelah. Helmnya ia letakkan dengan asal, lalu ia berjalan gontai menuju pintu depan. Seluruh tubuhnya terasa berat, bukan karena kelelahan fisik, tapi karena beban mental yang menghimpit dadanya.Ia membuka pintu dengan kunci cadangan yang selalu ia bawa, masuk dengan sangat pelan, berusaha tidak membuat suara.Di dalam rumah, suasana sangat sunyi. Lampu-lampu sudah dimatikan, hanya tersisa lampu kecil di koridor yang menyala redup.Vera masih terlelap di kamar tamu lantai bawah, kamar yang sudah ia pakai sejak tinggal di rumah ini. Wanita itu tidak mendengar suara Adit membuka pintu atau langkah kaki yang melewati ruang tengah.Adit bersyukur untuk itu. Ia tidak siap untuk berbicara dengan
Last Updated : 2026-01-19 Read more