“Ceritanya sangat panjang, bu.”“Baiklah, ibu mengerti. Ibu tidak akan memaksamu bercerita.”Lana menarik napas dalam dan lama, “mereka memberitahuku kalau Lucia Klaine yang asli sudah ditemukan.”“Lucia Klaine yang asli? Apa maksudnya? Bukankah itu dirimu?”Lana menggeleng, kedua alisnya tertarik ke atas. Dia cukup bingung sekarang untuk menjelaskan pada orang tuanya.“Tadinya iya, tapi sudah tidak lagi.”“Orang-orang di istana salah mengenalimu? Atau bagaimana?”“Entahlah,” Lana memandang lurus ke arah jendela dengan tatapan datar yang tak terbaca.“Lana, kalau kau merasa tidak nyaman dan mereka tidak memperlakukanmu dengan baik, kau bisa kembali pada kami, orang tuamu.”“Aku tahu. Untuk itu aku datang.”“Anakku sayang.”Ibunya berdiri lalu merengkuh Lana dalam pelukan yang hangat dan penuh kasih sayang.Lana membalas pelukan ibunya, melingkarkan tangan di pinggang ibunya dan menyandarkan wajah pada dadanya. Gadis itu memejamkan mata saat mendapatkan ketenangan yang dia butuhkan.‘Be
Last Updated : 2025-09-17 Read more