Cantika menjawab, "Baik.""Aku masih ada urusan, aku tutup dulu." Ewan menutup telepon, lalu langsung menelepon Aruna.....Papandaya, di rumah Ewan.Aruna, Lisa, Neva, Millie, Tiara, dan Mini sedang duduk di sofa ruang tamu menonton acara tahun baru. Hari ini adalah malam tahun baru, malam reuni keluarga.Meskipun Lisa terus berusaha mencairkan suasana, setiap orang di sana sebenarnya hanya tersenyum terpaksa. Di wajah mereka terlihat jelas kekhawatiran yang mendalam. Mereka semua tahu, saat ini Ewan yang berada jauh di ibu kota sedang menghadapi pertarungan hidup dan mati.Mereka tidak tahu, apakah Ewan masih bisa kembali hidup?Tiba-tiba, kelopak mata Aruna berkedut hebat, rasa gelisah yang kuat muncul di hatinya."Ewan ...."Aruna berbisik pelan, air mata mengalir dari sudut matanya. Anak yang pergi jauh membuat ibu khawatir, apalagi perjalanan Ewan kali ini penuh bahaya."Bibi, ada apa?" Lisa yang paling peka langsung menyadari perubahan emosi Aruna, lalu buru-buru bertanya. Pada
Leer más