Ewan berkata, "Karena Guru Leluhur sudah berkata demikian, kalau aku tetap menolak, berarti aku nggak menghormatimu. Mohon Guru Leluhur menghadiahiku beberapa pil, teknik, senjata pusaka ....""Pokoknya semakin banyak semakin baik, semakin banyak semakin bagus!"Respati sampai melotot karena marah. "Bocah sialan, kamu masih kecil, tapi nafsumu besar sekali! Kenapa nggak sekalian saja minta aku juga?"Ewan tersenyum canggung. "Guru Leluhur, kalau kamu seorang wanita cantik, mungkin bisa kupikirkan.""Ewan, jangan kurang ajar!" Ega segera menegur, lalu berkata kepada Respati, "Guru, Ewan masih muda dan belum paham tata krama, mohon jangan salahkan dia.""Huh!" Respati mendengus. "Aku ini pemimpin Akademi Mahameru, mana mungkin mempermasalahkan hal kecil dengan seorang junior."Ega melanjutkan, "Karena Guru nggak mempermasalahkannya, sekalian saja beri dia beberapa hadiah pertemuan."Ewan terkejut, berpikir dalam hati, 'Ayah bicara seblak-blakan begini, nggak takut Guru Leluhur marah?'Di
Leer más