"Bocah, akhirnya kamu akui kalau kekuatanmu nggak sebanding denganku?" Nazar tersenyum lebar, lalu berkata, "Baiklah, biar aku yang jaga di belakang.""Kalian tenang saja, entah itu iblis atau setan apa pun, kalau berani menggangguku, dia pasti mati.""Ayo!" Mereka bertiga melangkah keluar dari gua.Tak disangka, baru berjalan dua langkah, Nazar tiba-tiba berteriak, "Ada sesuatu!"Ewan dan Zayn langsung berbalik, bertanya, "Di mana?"Nazar tertawa. "Aku cuma bercanda dengan kalian. Lihat, kalian sampai tegang begitu. Payah!"Ewan memarahi, "Tua bangka, kamu sedang bosan atau gimana sih? Menurutmu cocok bercanda dalam situasi seperti ini?"Zayn juga melotot ke arah Nazar, mengeluh, "Senior, kalau aku sampai kena serangan jantung gara-gara ditakut-takuti begini, kamu harus tanggung jawab."Setelah berkata begitu, Zayn berjalan pergi bersama Ewan.Baru beberapa langkah ...."Bocah, aku merasa ada sesuatu yang menyentuh kakiku," ujar Nazar pelan.Mendengar itu, Ewan segera berbalik, mengep
閱讀更多