Sebenarnya malam ini Glenn diminta untuk menginap lagi di rumah Gunawan. Namun, pemuda itu beralasan jika besok dia ada jadwal ke luar kota untuk pemotretan. Sedikit kecewa lantaran Gunawan masih ingin menghabiskan waktu bersama sang calon menantu. "Ya udah. Kita ketemu lusa, pas misa natal," kata Gunawan yang baru saja tiba di rumahnya. Glenn mengangguk. "Siap, Om." "Papi masuk dulu. Kalian pulangnya hati-hati." Gunawan memandang bergantian Misya dan Glenn sesaat, selanjutnya dia pun masuk. "Aku anter kamu pulang," ucap Glenn, pada Misya yang sudah berjalan lebih dulu menuju mobilnya sendiri, dan mengabaikannya. Pemuda itu menahan pergelangan tangan Misya saat hendak membuka pintu mobil. "Sya..." Misya menoleh, menatap Glenn agak tajam, dan menjawab, "Misya 'kan bawa mobil sendiri. Kamu gak liat?" Nada bicara wanita itu mungkin agak sedikit ketus, lantaran keputusan Glenn yang lagi-lagi tanpa sepengetahuannya. Glenn mengangguk. "Liat, kok." "Terus, ini apa? Kamu nahan tangan
더 보기