Brielle mengenakan gaunnya, lalu mengeluarkan sepasang anting mutiara sederhana dari tas rias kecilnya. Rambut panjangnya dibiarkan tergerai alami di belakang bahunya. Malam ini adalah jamuan makan malam akademis, jadi penampilan yang sederhana dan pantas sudah cukup.Pukul setengah delapan malam, Brielle turun tepat waktu. Raka sudah menunggunya di lobi.Pria itu berganti mengenakan setelan jas biru tua tanpa dasi. Kerah kemeja putihnya dibiarkan sedikit terbuka, memberi kesan santai tetapi tetap berwibawa.Saat melihat Brielle, sebersit kekaguman melintas di mata Raka. Dia menatap wanita yang melangkah menghampirinya dengan tenang. Jakunnya bergerak pelan.Sudah berapa lama? Sudah berapa lama dia tidak melihat Brielle berjalan menghampirinya seperti ini. Rasanya seolah sudah berlalu satu abad.Dulu, Brielle selalu menghampirinya dengan penuh semangat, berlari memeluknya dengan riang, lembut, dan malu malu. Namun setelah bercerai, sikapnya menjadi dingin dan sengaja menghindarinya. Di
Leer más