Brielle mengangguk. Dia memang masih memiliki beberapa dokumen yang harus dipelajari selama perjalanan. Karena persiapan kali ini terlalu mendadak, dia memang berencana memanfaatkan waktu di pesawat untuk membaca materi tersebut.Keesokan harinya, dia beristirahat di rumah sepanjang hari. Malamnya, Raline datang menjemput Anya.Agar Brielle dan Raka tidak perlu memutar arah mengantar Anya ke kediaman Keluarga Pramudita, Raline memilih menjemputnya lebih dulu.Malam itu, Brielle juga sudah merapikan seluruh barang bawaannya.Keesokan paginya, pukul tujuh, dia sudah bangun. Pukul delapan, bel rumah berbunyi. Raka datang menjemputnya. Brielle membawa satu koper dan satu tas perjalanan. Saat dia hendak mengangkat barang-barang itu keluar rumah, Raka melangkah masuk.Tanpa banyak bicara, dia langsung mengambil keduanya. "Biar aku saja."Lastri tersenyum sambil mengantar Brielle sampai ke pintu. "Nyonya, semoga perjalananmu lancar."Brielle menoleh dan tersenyum. "Bi Lastri juga jangan lupa
Leer más