"Aryan tunggu.." panggil Nisa. "Ada apa Nis?" Tanya Aryan."Apa kau akan pulang sekarang, bolehkah aku ikut pulang bersama kalian. Aku datang kesini sendirian, dan ini juga sudah larut malam. Aku merasa takut jika harus pulang sendirian dengan menggunakan taxi, apalagi aku belum hapal situasi di Jakarta seperti apa, aku takut jika ada orang yang akan mencelakai aku." "Kamu tidak merasa keberatan kan, kalau aku minta kamu untuk mengantarkan aku ke apartemen ku." Ujar Nissa sedikit memaksa. "Tentu kami akan mengantarkan kamu pulang, benarkan Mas." Sahut Aluna. "Hhmm iya, benar sekali." "Terimakasih banyak ya Aluna, Aryan." Gadis itu pun langsung membuka pintu bagian depan, rupanya dia ingin duduk tepat di samping Aryan. "Tunggu dulu Nissa." "Iya Aryan, ada apa?" "Kamu duduk di belakang ya, karena Aluna yang akan duduk di depan." "Hhmm tapi aku tidak terbiasa duduk di belakang, aku suka merasa mual." "Benarkah? Tapi aku baru tahu kalau kamu selalu mual saat duduk di depan, tap
Terakhir Diperbarui : 2025-11-29 Baca selengkapnya