Di dalam pusaran panas yang membakar, wajah Feng Qianxiong ikut memerah, warna merah itu menutupi rona pucat kehijauan yang sebelumnya menyelimuti wajahnya. Amarah di hatinya seolah telah ia ubah, melalui kekuatan batin, menjadi energi serangan murni!Kakinya kembali menghentak tanah dengan keras!Tubuhnya melesat ke udara seperti peluru meriam!Tombak di tangannya berputar liar—naga terbang, phoenix menari, ular meliuk, naga menggeliat—seakan-akan tombak itu adalah bagian dari tubuhnya sendiri!Energi sejati yang mengamuk, api yang membara, sorot mata yang tajam!Saat ini, Feng Qianxiong menatap dingin ke arah Qin Fan yang masih berdiri di atas tanah, lalu tombaknya berputar semakin cepat, mengaduk awan api hingga membentuk bayangan tombak yang memusingkan mata.Api mulai terus mengental—Hingga akhirnya, seluruh elemen api dalam radius delapan ratus meter dipaksa berkumpul secara ekstrem, memadat sepenuhnya d
Last Updated : 2026-01-31 Read more