Firza terbatuk dua kali, lalu tersenyum canggung kepada Yusa sebelum mencoba bertanya, "Pacarmu cukup unik juga ya?"Melihat Arlo mengernyit, Yusa berkata dengan dingin, "Aku cuma pelayan tuanku, bukan pacarnya. Tolong jaga ucapanmu dan jangan sembarangan bicara lagi."Kalau hanya panggilan "Tuan", orang kaya seperti Firza yang gaya pergaulannya memang bebas tidak akan merasa heran. Nirina juga mungkin hanya menganggapnya sebagai bentuk kemesraan di antara pasangan.Namun, ketika mendengar kata "pelayan", keduanya langsung terdiam.Yusa memang sangat cantik. Hanya dengan melihat aura mewah dan berkelas yang terpancar dari sosoknya, orang akan sulit mengaitkannya dengan kata "pelayan".Setelah terdiam beberapa saat, Firza pun memanjangkan suaranya dengan nada menyindir. "Oalah, aku paham, aku paham!"Sambil berkata begitu, pandangannya melirik Yolanda, lalu entah kenapa dia tiba-tiba bertanya, "Jangan-jangan kamu juga pelayannya?"Tatapan Yolanda seketika menjadi dingin. Namun, setelah
Magbasa pa