MasukArlo mendapat warisan dari seorang dewa. Begitu kesadarannya bangkit, dia bagaikan naga yang terbang menembus langit! Satu tangan menguasai ilmu medis yang bisa menyembuhkan orang sekarat dan menyambung tulang yang hancur. Para pejabat dan orang kaya pun harus tunduk di hadapannya! Satu tangan lagi menggenggam pedang maut, mampu membelah langit dan membuat para jawara dunia takluk! Sejak saat itu, ditemani wanita cantik dan saudara seperjuangan yang selalu mengikuti, dia pun melangkah bebas, menikmati gemerlap kota metropolitan ....
Lihat lebih banyakPada saat itu, tawa melengking Baitun kembali terdengar.Saat tergeletak lunglai di tanah, ekspresinya bengis sekaligus mengejek. "Omran bajingan, kamu benar-benar nggak tahu malu! Sampai-sampai menjilat bocah ingusan itu! Kamu pikir dengan dia di sisimu, Keluarga Simarta bisa lolos dari bencana? Jangan bermimpi! Mustahil!""Kalian sama sekali nggak tahu betapa mengerikannya Master Dikara! Dibandingkan dengannya, kalian semua hanyalah cecunguk yang tak berarti!"Arlo memandang Baitun dengan penuh minat. Meski ajal sudah di depan mata, orang itu masih bertingkah seperti orang gila. Arlo sama sekali tidak marah.Hahahaha!"Satu-satunya akhir bagi kalian hanyalah kematian! Sebentar lagi kita akan bertemu di alam bawah! Nggak akan ada ... kejutan apa pun, nggak akan ...."Di tengah tawa yang menggila, cahaya di mata Baitun perlahan padam. Nyawanya pun berakhir!Arlo menatap Baitun yang pupil matanya telah melebar, lalu tersenyum tipis, "Master Dikara?""Semoga dia nggak selemah kamu, sampa
Baitun menatap Arlo dengan sorot mata dingin dan menyeramkan. "Kamulah bocah yang selama ini terus melawan bosku, bukan? Kebetulan sekali, akan sekalian kuantar kamu ke neraka!"Tubuh Baitun berkelebat, seketika dia sudah muncul di hadapan Arlo. Kelima jarinya mencengkeram tajam bak pisau, menyambar ke arah tenggorokan Arlo dengan keganasan luar biasa!Arlo hanya tersenyum tipis. Dia mengayunkan satu tendangan sederhana, tetapi serangannya malah tiba duluan.Bam!Pupil mata Baitun mendadak memicing. Dia sama sekali tidak sempat menghindar. Tendangan itu menghantamnya tepat sasaran, tubuhnya terlempar hingga menghantam dan mematahkan sebuah pohon di pinggir jalan sebelum akhirnya berhenti.Omran dan Yudha terperangah, wajah mereka dipenuhi ketidakpercayaan! Juspati dan rombongannya pun terpaku di tempat.Arlo menatap Baitun dengan tenang, lalu berkata datar, "Naldern bukan cuma milik Keluarga Simarta, tapi juga milikku! Aku nggak peduli kalau Zainal mau mencampuri wilayah lain. Tapi kal
Wajah Juspati menjadi kaku. Saat dia mengangkat kepala menatap Baitun, sorot matanya dipenuhi kewaspadaan. "Jadi ternyata, kamu juga sudah mencapai tingkat tenaga dalam tahap sempurna."Semua orang terkejut!Juspati menyuruh murid-murid lainnya membawa Narza ke tempat aman, lalu berdiri tegak. Dia menyipitkan mata ke arah Baitun dan berkata, "Kita berada di tingkat yang sama. Kalau benar-benar bertarung habis-habisan, pasti akan berakhir dengan kedua pihak yang terluka.""Hentikan di sini. Aku nggak akan mempermasalahkan cedera muridku, dan aku biarkan kamu pergi. Bagaimana?"Tatapan Baitun berubah kelam dan dingin. Dia menatap Juspati sambil menyeringai aneh. "Kamu nggak pantas. Bawa murid-muridmu dan enyah dari sini. Aku akan mengampuni nyawamu.""Kalau nggak, seperti yang sudah kukatakan ... siapa pun di antara kalian, semuanya akan mati!"Wajah Juspati langsung memerah karena marah, dia pun membentak, "Sombong!""Kalau kamu tetap keras kepala, aku akan mengujimu sendiri. Aku mau li
Yudha mendadak menyusutkan pupil matanya, sementara wajah Omran berubah sangat muram.Orang yang datang itu adalah tangan kanan paling bengis milik Zainal, Baitun! Julukannya, Si Gila Baitun.Dua tahun lalu, Zainal pernah memerintahkan Baitun untuk membunuh Omran. Untungnya, Yudha lebih dulu mendapat kabar dan memasang penyergapan. Saat melarikan diri, Baitun tinggal selangkah dari kematian.Setelah itu, Baitun menghilang tanpa jejak. Di dunia mafia beredar kabar bahwa dia sudah mati.Tak seorang pun menyangka, Baitun bukan hanya tidak mati, tetapi malah berubah seperti iblis yang mengerikan dan sangat kuat!Baitun menatap Omran. Sepasang matanya yang gelap, memancarkan kegilaan dan niat membunuh yang membuat bulu kuduk merinding.Yudha yang paling cepat bereaksi, segera berteriak keras, "Halangi dia!"Anak buah yang diam-diam bertugas melindungi Omran langsung bermunculan dari berbagai arah.Baitun memandang mereka dengan ekspresi meremehkan. Tatapannya penuh ejekan. Ketika beberapa o






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Peringkat
Ulasan-ulasanLebih banyak