Setelah dua hari Marieana berada di Yards, pagi ini gadis itu berpamitan untuk kembali pulang ke Fratz. Ia tetap kukuh pulang sekalipun salju turun cukup lebat pagi ini. Bibi Erika menatapnya dengan penuh rasa cemas. Wanita itu mengusap punggung kecil Marieana. Dan merapikan syal putih tebal yang Marieana pakai. "Nona, sebaiknya Nona menunda kepulangan Nona sampai besok. Salju turun cukup tebal hari ini," ujar Erika menatapnya berat. Marieana tersenyum tipis. "Tidak, Bi. Aku harus segera kembali ke Fratz, ada banyak hal yang harus aku selesaikan," jawabnya pelan. Gadis itu meraih tas cokelatnya di atas ranjang. Marieana menatap Bibir Erika dalam-dalam, tersirat kepedihan yang hebat dalam hatinya saat ini. "Aku akan kembali lagi ke sini... setelah aku berhasil mendapatkan hakku lagi," ucap Marieana, wajahnya dingin dan pucat. Tanpa menjawabnya, Bibi Erika terperangah dengan ucapan Marieana. "Itu sangat berbahaya untukmu, Nona. Saya mohon, Nona berhenti menjadi bagian dari
Last Updated : 2025-11-20 Read more