Maxim membawa Margaret kembali pulang bersamanya. Sepanjang perjalanan pulang, Margaret hanya menangis dan tidak menceritakan apapun padanya. Setelah sampai di rumah, Kepala Pelayan Letiti segera merawat Margaret dengan baik. Ia menggantikan pakaiannya dengan baju hangat, baru setelah itu, Margaret berbaring dan diam di atas ranjang kamar. "Kau masih merasa dingin, Sayang?" tanya Maxim, laki-laki itu duduk di tepi ranjang dan mengusap kening Margaret yang terasa panas.Gadis itu tidak menjawab sama sekali, tatapannya tampak kosong memalingkan wajah dari Maxim. Perlahan, Maxim berbaring di sampingnya dan memeluk Margaret dengan hangat. "Sayang, Nenek sedang emosi. Jangan kau dibawa hati," bisik Maxim. "Dia sangat menyayangimu, karena itu Nenek sampai semarah ini padamu." Margaret meringkuk dan menangis. "Aku tidak punya siapa-siapa lagi bila Nenek membenciku, Maxim... Nenek masih berduka atas kematian Mama, bagaimana bisa aku justru hamil anak dari orang yang masih satu keluarga d
آخر تحديث : 2025-12-12 اقرأ المزيد