Lima belas menit kemudian. Pesawat lepas landas. Zakki masih saja menggenggam tangan Kirana. Kirana sendiri sama sekali tidak keberatan dengan hal itu. Beberapa jam kemudian. Pesawat telah mendarat. Zakkk menoleh ke arah istrinya yang sedang terlelap. "Sayang, kita sudah sampai." Ujar Zakki membangunkan Kirana. Perlahan-lahan Kirana membuka matanya. Netranya langsung tertuju kepada wajah tampan Zakki. "Kita sudah sampai?" Kirana mengedarkan pandangannya. Para penumpang mengambil koper mereka. Kirana tersenyum kecil. "Aku ketiduran. Aku bahkan tidak menyadari ketika pesawat mendarat." Di tempat lain, tepatnya di perusahaan. Nathan baru saja mengetahui informasi keberangkatan Kirana dan Zakki ke bali. Ada perasaan cemburu yang di rasakan oleh pria itu. Nathan terus berada di dalam ruang kerjanya menatap tumpukan berkas di hadapannya. Tapi pikirannya tertuju kepada mantan istrinya. "Kenapa aku tidak rela? Aku sudah punya Jihan. Aku juga sudah punya seorang putr
Baca selengkapnya