Pagi hari di Cirebon, seharusnya sejuk dan menenangkan, malah terasa panas membara, diselimuti kemarahan dan ketegangan yang menyesakkan. Suhu dingin di luar tidak ada apa-apanya dibanding hawa panas di ruang tamu rumah dinas Lidya Paramitha Wardhana yang sekarang kondisinya sudah amburadul. Bekas-bekas pertarungan semalam masih terlihat jelas, pecahan kaca entah dari mana, bantal-bantal berserakan, dan kursi-kursi yang bergeser dari tempatnya.Di tengah kekacauan itu, Dr. Leo Bima Adnyana, Dr. Alvin Mahawira, Dr. Surya Baskara Hardiwan, dan Kevin Abimanyu Wisesa berdiri, suasana di antara mereka bagai medan perang yang siap meledak. Bima, meskipun jelas sekali terlihat lelah, sorot matanya kini dominan, penuh kemenangan sekaligus ancaman yang tertahan. Ia memang kelelahan setelah kejadian semalam, tapi energi amarahnya seperti terisi penuh kembali. Sementara itu, Alvin berdiri di sampingnya, tegak dan kalem, persis seperti perisai yang siap menghalau setiap serangan verbal yang datan
Last Updated : 2025-12-08 Read more