"Mana ada." Clara tanpa sadar memalingkan muka, lalu menjelaskan, "Aku hanya terkesan dengan betapa kuatnya perasaan di antara Ibu dengan Ayah, lalu Paman Melvin dengan Bibi Fatma. Nggak seperti kamu ....""Aku kenapa?" tanya Victor balik.Mata Clara melirik ke sekeliling, lalu berkata sambil tersenyum, "Kamu bahkan nggak punya pacar."Victor terkejut, lalu menyilangkan tangannya, merasa tidak berdaya sekaligus geli. "Hebat ya, kamu sekarang sudah berani mengolok-olok kakakmu.""Victor, Clara, apa yang kalian obrolkan? Ayo foto bersama!" teriak Alex kepada mereka.Clara menanggapi ayahnya, lalu menarik Victor langsung ke arah kerumunan.Kemudian, sebuah foto keluarga yang sempurna berhasil diabadikan oleh kamera....Saat senja makin gelap, restoran bertema di lantai atas pusat konvensi sudah siap, tetapi tokoh utamanya masih belum muncul.Manajer yang bertugas di bagian resepsionis menunggu lebih dari satu jam sebelum akhirnya harus menghubungi Anna untuk konfirmasi. "Halo, Bu Anna, i
Leer más