Zoe menggigit jari-jarinya. Permintaan Arabella terus berputar di kepalanya, namun ia masih belum bisa memberikan jawaban. Ketika Arabella terus memohon tadi, tak banyak kata yang diucapkannya, ia bahkan meninggalkan begitu saja Arabella setelah meletakkan makanan yang dibelikannya khusus untuk adiknya itu.“Turunkan aku di kontrakanku. Setelah itu kamu bisa kembali ke rumah tua itu,” kata Zoe memberi perintah terhadap Max.“Baik Nona,” shut Max.Max mengendarai mobilnya dengan kecepatan standar. Seperti apa yang diminta oleh kekasih tuannya itu, Max menurunkan Zoe di kontrkannya.“Terima kasih ya Max,” ucap Zoe.“Oh ya, aku punya satu permintaan untukmu. Apa kamu bisa mengabulkannya?” tanya Zoe.“Permintaan apa Nona?” balas Max. “Jika ini menyangkut keinginan adik Anda yang ingin dibebaskan, maaf saya tidak bisa membantu,” sambung Max.Zoe menggelengkan kepalanya. Ia mengeluarkan ponselnya dan menyerahkannya pada Max.“Berikan aku nomor teleponmu, kirimi aku foto-foto adikku. Apa kam
Last Updated : 2026-01-16 Read more