"BAGAIMANA DIA BISA HILANG?!"Tubuh Benjamin Kaisar terpelanting ke dinding sebelum kemudian membentur lantai sesaat tinjuan keras didaratkan Geovano pada perutnya. Pria sipit itu bahkan belum sempat bangkit duduk saat kerah kemejanya ditarik sang ayah."Mengakulah, Benjamin Kaisar! Apa kau yang mengusir Lily diam-diam?! JAWAB!" Geovano bertanya dengan wajah memerah marah."Tidak .... T-tidak, Ayah .... Demi Tuhan ... demi apapun, aku tidak pernah mengusirnya!" Benji menyanggah tergugu dengan sudut bibirnya yang kini berdarah akibat bogeman keras sang ayah."MENGAKULAH, SIALAN!" Bersamaan dengan bentakan murka itu, Geovano kembali menampar pipi putranya keras berniat mengembalikan akal sehatnya.Namun, Benji tidak berusaha melawan apalagi mengaku. Pria itu bahkan tampak begitu linglung dan bingung. Seolah kepergian Lily dari rumah yang diberikan Geovano memang membuatnya sangat terpukul."Dia hanya mendengarkanmu! Karena dia merasa kau yang punya hak atas dirinya setelah dibeli! Lalu
ปรับปรุงล่าสุด : 2025-12-17 อ่านเพิ่มเติม