LOGINLily dibeli pada pelelangan perawan oleh istri Benjamin Kaisar yang mandul. Tanpa punya pilihan lain, gadis itu harus membuka kaki untuk dipakai suami orang. Bukan tanpa alasan Abia membiarkan suaminya menjamah tubuh perempuan lain. Lily dibayar mahal untuk melahirkan anak dari Benjamin Kaisar yang istrinya tidak bisa berikan. Namun, sebelum benih sang tuan tumbuh di rahimnya, benih lain tumbuh di hati Lily. Benih tak kasat mata yang bertunas setiap malam. Benih yang menjalar dan tumbuh subur sepanjang sentuh jemari. Benih terlarang yang Lily sadari bernama cinta.
View More"Bagaimana mungkin Ayah tidak hadir?!" "Dimungkinkan saja. Toh selama ini kau juga tidak terlalu peduli pada ayahmu!"Benjamin Kaisar menatap pria tua yang kini duduk santai di sofa kelewat tidak percaya. Setelah mendapat kabar bahwa Geovano tidak akan ada di Indonesia pada hari pernikahannya membuat Benji jelas marah besar.Dan semakin marah pula pria sipit itu menjadi begitu tahu Geovano absen di hari bahagia Benji untuk pertemuan keluarga dengan mertua Kiello---adik tirinya. Putra yang jelas bukan anak kandung Geovano Galendra."Kau memang gila, Ayah!" maki Benji tanpa berusaha menjaga kesopanannya lagi."Jangan berlebihan, Kaisar. Ini pernikahan keduamu, tidak seistimewa itu. Jadi lakukanlah dengan sederhana ...." Kali ini, Benji jelas makin mengernyit heran akan ucapan enteng ayahnya. Pria sipit itu benar-benar tidak mengerti dengan pemikiran Geovano. Sungguh. "Ini memang pernikahan keduaku, Ayah. Tapi Lily tetap istimewa bagiku. Aku tidak ingin melakukannya dengan apa adanya.
"Kenapa kau cantik sekali? Aku jadi ingin menciummu ....""Berhentilah bicara mesum di tempat umum!"Lily memberengut sambil berputar-putar di depan cermin ruang ganti. Sore ini, mereka akhirnya akan melakukan foto prewedding guna menyimpan kenangan manis dalam sebuah gambar. Dan tema yang keduanya sepakati adalah nuansa alam. Oleh karena itu, Lily kali ini memakai gaun tanpa lengan dengan punggung cukup terbuka berwarna putih dengan payet berbentuk kupu-kupu. Karena sudah cukup lama absen dari tugasnya sebagai jurnalis akibat kecelakaan, warna kulit perempuan itu pun kembali dalam waktu hanya sebulan. Kini, kulit putih bersih sedikit kemerahan Lily tampak menyala begitu mereka menuju daerah pepohonan dan bunga liar yang terletak dekat danau.Seperti Lily yang tampak memukau dengan rambut dihiasi hair clip berbentuk bunga lily, Benjamin Kaisar juga menawan dengan setelan kemeja dan celana bahan serba putih. Dan Lily tentu saja tidak bisa fokus karena melihat sang calon suami selama
"Papa lucu, ya?"Natsuki berkomentar sambil terkekeh geli. Sedang Lily sibuk memandangi pria tua yang masih melambai heboh ke arah mereka dari jendela rumah makan. Dia tampak masuk mobil dengan suasana hati luar biasa senang.Sama seperti perempuan yang saat ini masih duduk di depan Lily. Berbanding terbalik dengan dirinya yang tidak bisa menyembunyikan ekspresi murung."Ayo kembali ke kantor! Kau kan mau cepat menyelesaikan kerjaan supaya bisa cuti," ajak Natsuki meski sedari tadi Lily tidak tampak berusaha menyahuti ucapannya.Sepertinya sejak tahu Lily adalah calon kakak iparnya, perempuan itu berusaha mendekatkan diri pada si jurnalis junior yang sebelumnya ia remehkan. Tanpa segan, kali ini si perempuan keturunan Jepang bahkan merangkul Lily begitu si jurnalis cantik bangkit berdiri dari kursi meja makan."Kalau boleh tahu ... bagaimana Om Geo dan orangtua Mbak Nana bisa bersahabat?" tanya Lily akhirnya tidak bisa menahan rasa penasaran."Eum ... aku juga kurang ingat ceritanya.
"Akhirnya aku punya dua anak perempuan untuk diajak sarapan."Lily dan Natsuki hanya saling memandangi dengan canggung mendengar ucapan Geovano. Pagi ini, kedua jurnalis berbeda posisi itu diseret menuju rumah makan tradisional dekat kantor.Lily tentu saja mengiyakan meski harus meninggalkan pekerjaannya yang bahkan belum rampung karena terus direcoki. Namun, perempuan itu sama sekali tidak tahu bahwa sang calon ayah mertua tidak mengajaknya sarapan berdua.Ada Natsuki Eleanor pula. Ada senior Lily yang juga menjadi calon adik iparnya. Sejenak, si jurnalis cantik lupa bahwa Kiello sudah menikah dengan perempuan yang sempat Lily kagumi itu."Pernikahanmu seminggu lagi. Aku mengajakmu bertemu juga untuk bertanya, kau mau hadiah pernikahan apa? Tidak mungkin aku bertanya Kaisar, dia pasti akan menolak keras dan dengan sombong bilang bisa membelikanmu apapun yang kau mau." Geovano menjelaskan tujuannya sambil menatap Lily dengan senyum lebar.Pertanyaan tidak terduga itu sontak membuat L






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore