"Kau habis darimana?"Benji menatap istrinya yang baru membuka pintu kamar pada pukul sepuluh malam. Tadi, Lily bilang ingin keluar untuk mengambil air minum. Namun, hingga sekitar dua jam Benji menunggu untuk mendapati perempuan pendek itu kembali ke kamar.Dan kini, melihat apa yang ada di kedua tangan istrinya, Benji seharusnya tidak perlu bertanya."Lihat aku bawa apa, Mas!" hebohnya sambil berlari kecil menuju Benji yang tengah duduk sambil bersandar di kepala ranjang.Lily tidak membiarkan suaminya ke mana-mana karena menurutnya Benji masih sakit. Setiap pria itu keluar kamar tanpa memberitahu sang istri, maka Lily pasti akan mendiamkannya. Jadi, sejak seminggu lalu saat dia kembali ke rumah, tidak banyak yang Benji lakukan sama seperti di rumah sakit dan rumah Geovano.Padahal, alasan Benji ingin segera pulang ke rumah supaya tidak ada yang melarangnya melakukan apapun. Geovano terlalu lebay sampai mengatur setiap pergerakan bahkan makanannya.Siapa sangka, istrinya bahkan bert
อ่านเพิ่มเติม