"Aku tidak salah dengar, kan? Barusan bapak bilang ingin Bening dan Iman bercerai?" Tanya Wati tak percaya."Ya. Setelah kami berpikir dan bertukar pikiran, ada baiknya pernikahan ini selesai sampai disini.""Tapi ini semua masih bisa diperbaiki, pak besan, bu besan.." tatap Wati memelas. "Sudah saya bilang kalau Iman itu hanya khilaf. Semua tidak akan terjadi kalau pengasuh itu tidak menawarkan dirinya." Wati masih berkeyakinan jika Inah 100 persen bersalah dalam kasus ini. Buktinya sudah jelas, dia mau saja dibayar setelah ditiduri oleh Iman.Bening sendiri sudah sakit kepala. Dia lalu memijit kepalanya."Bu Wati.. cobalah untuk introspeksi daripada kita saling menyalahkan. Kejadiannya sudah jelas, Iman berselingkuh dan main api dengan Inah. Terlepas dari siapa yang memulai lebih dulu, perbuatan keduanya tetap tidak dibenarkan." Larasati akhirnya ikut bersuara.Wati jadi gusar sembari menatap wajah anaknya. Ia menolak perpisahan ini."Maafkan aku, ayah, ibu.. ini semua memang salahk
Terakhir Diperbarui : 2025-11-17 Baca selengkapnya