“Maaf, Dri. Sepertinya tidak jadi hari ini istriku sedang sakit.” “Iya ini kami di rumah sakit. Oh ya jika besok aku tidak bisa masuk tolong gantikan aku mendampingi mereka.” “Baik, terima kasih.” Katya menggerakkan kepalanya yang terasa pusing, aroma antiseptik begitu menyengat hidungnya. Samar-samar dia ingat tiba-tiba tubuhnya lemas dan semuanya gelap. “Syukurlah kamu akhirnya bangun juga, bagaimana perasaanmu?” Katya berusaha menampilkan senyum terbaiknya, wajah lelah sang suami membuatnya tak enak hati. Hari ini seharusnya mereka jalan-jalan, tapi malah berakhir di sini. “Aku baik-baik saja, Mas. Tapi–“Katya menggeleng, dia tidak bisa menampilk rasa sedih dan marahnya pada sang kakak, tapi dia juga tak ingin membuat sang suami khawatir.“Maaf, acaranya jadi batal karena aku,” katanya lemah penuh penyesalan. Tanpa disangka sang suami justru mendekat padanya dan mengecup keningnya dengan lembut, kecupan yang malah membuat Katya menangis. “Hei kenapa nangis? Apa aku menyak
Terakhir Diperbarui : 2025-11-26 Baca selengkapnya