Katya merasa hubungannya dengan sang suami akhir-akhir ini makin berjarak saja. “Hari ini aku pulang malam, nanti kamu naik taksi saja pulangnya, bisakan?” Meski itu kalimat tanya tapi lebih seperti keputusan yang tak bisa diganggu gugat Katya ingin menyangkal, ingin menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada suaminya. Kenapa begitu sibuk dan seolah menghindarinya, tapi dia yang sejak kecil lebih banyak diam untuk menghidari hinaan yang dilontarkan padanya, kesulitan untuk merangkai kata. Katya bisa berbicara panjang lebar saat presentasi, atau saat berdebat di kelas, tapi kalau masalah pribadi dia seolah tak mampu untuk merangkai kata. “Katya kamu marah?” Katya menatap suaminya sebentar lalu menggeleng pelan. Apa haknya untuk marah. Prof. Erland memperlakukannya sangat baik selama ini. “Tidak, mas. Mas… sibuk?” tanyanya hati-hati. “Iya, mungkin ke depannya aku juga akan jarang mengantar jemputmu, atau aku akan cari sopir untuk mengantar jemputmu.” Saat ini mereka me
Terakhir Diperbarui : 2025-12-22 Baca selengkapnya