Setelah beberapa jam pertemuan dengan Andrew, Brian sudah kembali ke apartemen.Di sana, di meja makan yang tertata rapi, Jane sudah menunggunya dengan senyum lembut yang seketika menghapus separuh dari rasa penat di bahu Brian.Brian mendekat, meletakkan jas hitamnya di sandaran kursi, lalu mendaratkan kecupan lama di kening Jane sebelum duduk di hadapannya.“Kau benar-benar tahu cara menyambut suamimu, Jane,” puji Brian sembari menatap hidangan makan malam yang mengepulkan aroma lezat.“Perutku benar-benar kosong, dan sejujurnya, otaknya pun terasa mumet setelah bertemu dengan orang yang seharusnya tidak pernah kutemui lagi dalam hidupku.”Jane terkekeh pelan sambil menuangkan air putih ke gelas Brian dengan gerakan yang luwes.“Aku tahu pertemuan itu pasti tidak menyenangkan. Maafkan aku ya, Brian, karena secara tidak langsung aku membuatmu harus membantu orang yang sebenarnya tidak perlu kubantu. Aku hanya merasa sedikit bersalah jika membiarkan perusahaan itu hancur begitu saja.”
Última actualización : 2026-01-23 Leer más