Tusuk mati di sini? Atau potong tangan?Begitu mendengar kata-kata Jimmy, ekspresi semua orang langsung berubah. Andra juga tertegun sambil menatap Jimmy dengan ekspresi tak percaya dan tidak tahu harus bagaimana menanggapinya."Jimmy!"Laura berteriak dan menatapnya penuh amarah. "Kalau kamu nggak mau bantu, lupakan saja! Jangan malah memperkeruh suasana!""Jujur saja, kalau bukan mengingat ayahmu, aku memang nggak ingin membantu."Jimmy tersenyum tipis, lalu kembali menatap Andra. "Paman, kenapa masih diam? Pinjam saja pisau dari Bos Mezza, tusuk dia beberapa kali, selesai urusan."Ervina yang diliputi amarah dan ketakutan berteriak sambil menangis, "Jimmy, hatimu kejam sekali! Aku sudah tahu, kamu selalu mencari kesempatan untuk membalas dendam padaku, kamu ....""Diam kamu!" Andra meraung dengan mata menyala ke arah Ervina, lalu menoleh pada Jimmy dengan wajah canggung. "Aku ... aku tadi cuma bicara karena emosi ...."Bagaimanapun, mereka pernah menjadi suami istri. Meski sekarang
Read more