LOGINMabuk di pangkuan sang jelita, terjaga menggenggam pedang pembunuh. Yang dicarinya bukanlah harta kekayaan, melainkan kekuatan absolut. Saat Jimmy yang mengalami amnesia selama lima tahun bangkit sepenuhnya, semua yang pernah meremehkannya akan sujud di bawah kakinya!
View MoreMelihat Jimmy berlari masuk, Yasmin langsung menyilangkan kedua tangannya di depan dada untuk mencegah bagian tubuhnya terlihat.Mana sempat Jimmy melihat tubuhnya lagi? Dia langsung bertanya dengan cepat, "Apa yang terjadi?""Ponselku meledak." Yasmin memalingkan wajahnya ke samping.Sepertinya sedikit malu."Kenapa ponsel bisa meledak begitu saja?"Jimmy menatap sisa-sisa ponsel di tanah dengan curiga, lalu tiba-tiba menatap Yasmin dengan heran. "Jangan-jangan kamu panggang ponselmu di api?""Ehem ...." Yasmin batuk kecil, lalu wajahnya memerah. "Ponselku kena air jadi nggak bisa dipakai, aku mau telepon Kakek untuk kasih kabar kalau aku baik-baik saja ...."'Astaga! Genius sekali!'Jimmy menatap Yasmin sambil tertawa getir.'Wanita ini buta soal kehidupan sehari-hari atau gimana? Dia nggak tahu kalau ponsel bisa meledak kalau dipanaskan? Kenapa nggak sekalian saja pakai parang untuk motong kabel listrik?'Melihat Jimmy menatapnya seperti melihat orang bodoh, wajah Yasmin langsung se
Namun, Jimmy hanya sedikit menggeser tubuhnya, lalu berhasil menghindari tendangan itu."Hm?"Yasmin menatap Jimmy dengan heran.Bajingan ini benar-benar bisa menghindari serangannya? Seharusnya, dia tidak punya kemampuan seperti itu!Setelah berpikir sejenak, Yasmin tiba-tiba paham.Rubah Perak pernah menyelidiki Jimmy sebelumnya dan mengatakan bahwa saat menjadi satpam, bajingan ini pernah belajar sedikit teknik kuncian dan bela diri. Ditambah lagi sekarang Yasmin sendiri sedang terluka dan juga tidak benar-benar berniat menendangnya sampai mati. Jadi, wajar saja kalau Jimmy bisa menghindar."Sebaiknya kamu jangan memaksaku bertindak serius!" Yasmin menatap Jimmy dengan dingin, amarahnya terus membara."Jangan sampai kamu benar-benar serius." Jimmy tersenyum santai. "Kalau luka dalammu makin parah, kakekmu pasti akan cari aku lagi untuk mengobatimu."Sifat wanita ini memang agak buruk. Dengan kondisi seperti ini, luka yang seharusnya bisa sembuh dalam tiga hari, bisa berubah jadi tuj
Mendengar ucapan Yasmin, Jimmy sedikit tertegun. Setelah kehilangan fokus sejenak, Jimmy langsung tertawa terbahak-bahak."Kamu ketawa apa?" Yasmin mengernyit dan menatapnya dengan bingung."Kupikir kamu orangnya serius!" Jimmy menatapnya dengan senyum di wajah. "Ternyata kamu juga bisa ngomong yang begitu, ya?"Kalau kalimat seperti itu keluar dari mulut Zisel atau Sabrina, dia sama sekali tidak akan merasa aneh. Namun, Jimmy tidak menyangka kata-kata seperti itu malah keluar dari mulut Yasmin."Cih ...." Yasmin mendecak. "Bukan nggak bisa, cuma aku nggak tertarik saja!""Iya iya, kamu hebat, kamu paling keren." Jimmy memutar mata, lalu melepas pakaiannya sendiri."Kamu mau apa?" Yasmin langsung marah lagi. "Berani-beraninya kamu bertingkah cabul di depanku, kamu cari mati?"Cabul apaan!Jimmy menatapnya tanpa berkata-kata karena terlalu malas menjelaskan. Dia mengambil sebatang ranting, lalu menggantung pakaiannya di dekat api untuk dikeringkan.Memangnya pakai pakaian basah itu nyam
"Salahkan aku?" Jimmy mengangkat kedua tangannya, lalu langsung berjalan keluar."Mau ke mana kamu?"Yasmin melangkah maju dan menarik Jimmy, "Kalau mau mati, mati saja yang jauh, jangan cari mati di depanku!"Di luar, langit sudah gelap lagi dan hujan deras turun. Bajingan ini sangat lemah. Kalau sampai terpeleset dan jatuh dari gunung, masalahnya bisa jadi besar."Cari kayu bakar!"Jimmy menatap Yasmin seperti melihat orang bodoh. "Kalau nggak cari kayu untuk menyalakan api, apa pakaian kita bisa kering sendiri?"Setelah berkata demikian, Jimmy melepaskan tangan Yasmin dan langsung berjalan masuk ke dalam hujan. Di bawah hujan deras, semuanya basah kuyup. Kayu bakar juga ikut basah. Mencari bahan pemantik api tidaklah mudah.Setelah mencari dengan teliti, Jimmy akhirnya menemukan sedikit serabut rumput kering yang tidak terkena air. Dia membungkusnya dengan hati-hati menggunakan daun, lalu mengumpulkan beberapa kayu bakar sebelum kembali.Di bawah batu menonjol ada beberapa ranting k
Selesai berbicara, Broto langsung mengakhiri panggilan.Andra tertegun memegang ponselnya. Wajahnya menunjukkan kegembiraan. Pada saat Keluarga Sucipto merasa senang, Felix justru sangat marah.Begitu tahu Broto melepaskan Keluarga Sucipto begitu saja, Felix langsung pulang ke rumah untuk menuntut p
Jimmy pergi melihat rumah yang dicarikan Argani untuknya. Rumah itu adalah sebuah vila yang berdiri sendiri. Semua kondisinya sangat baik dan sangat cocok untuk ditinggali. Jimmy kemudian mengirimkan lokasi vila itu kepada Yunan, memintanya datang dan tinggal di sana.Setelah sekian tahun berlalu, n
Dengan tatapan dingin, Jimmy melirik ke arah mayat-mayat di tanah, lalu tersenyum getir.Katanya mau sebisa mungkin tidak membunuh. Alhasil, dalam satu malam saja sudah enam orang tewas di tangannya. Sampai-sampai dia mulai meragukan, apakah dirinya memang terlahir dengan takdir pembantaian.Setelah
"Kamu seharusnya bersyukur karena kakekmu sekarang terbaring di rumah sakit! Kalau nggak, dia sudah lama mati karena emosi dibuat kalian!"Di tengah amarah yang meluap, Andra benar-benar meledak. Semua kata-kata yang dulu ingin dia ucapkan tetapi ditahan, hari ini dikeluarkan semuanya.Awalnya dia i






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore