Saat dia kembali ke Bataram, langit sudah gelap.Di perjalanan pulang ke vila, Jimmy kembali menerima telepon dari Zisel. Zisel mengatakan ada urusan mencarinya. Jimmy bertanya di telepon, tetapi Zisel tidak mau menjelaskan dan bersikeras harus bertemu langsung untuk membicarakannya.Tak punya pilihan, Jimmy pun mempercepat laju mobilnya kembali ke vila.Belum sepuluh menit setelah dia tiba di vila, Zisel sudah datang menyusul, bahkan membawa makanan pesan antar yang dibungkus untuk Jimmy."Kalau tiba-tiba baik, pasti ada maunya!" goda Jimmy sambil menerima makanan itu dan mulai membukanya. "Sudah, katakan saja, urusan apa sampai harus bertemu langsung?"Zisel menggigit bibir tipisnya, menatap Jimmy dengan wajah cemberut. "Resor Scene besok resmi buka. Menurutmu mau apa aku cari kamu?""Ya buka saja kalau mau buka." Jimmy mengangkat bahu dan mulai menunduk makan."Kamu ...."Wajah cantik Zisel berkedut keras. Dengan gigi terkatup dia berkata, "Tolong ya, kamu itu pemegang saham terbesa
Read more