Pintu gerbang besi tinggi Mansion DeLaLuca terbuka perlahan, menyambut sebuah sedan hitam yang melaju tenang menuju lobi utama. Suasana mansion yang biasanya kaku sekarang terasa semakin mencekam di bawah pengawasan ketat pasca pelaporan Emiliano.Seorang wanita turun dari mobil. Silvia mengenakan kacamata hitam dan pakaian serba gelap, memberikan kesan misterius namun tetap berwibawa. Ia berdiri sejenak, menatap fasad bangunan megah itu dengan tatapan yang sulit diartikan.Di depan pintu besar, Marco, sang kepala pelayan yang telah mengabdi selama puluhan tahun, sudah berdiri menanti. Ia membungkuk hormat, namun wajahnya tetap sedatar papan."Selamat datang, Nyonya Silvia," sapa Marco dengan suara bariton yang sopan. "Tuan Emiliano sudah menunggu Anda di ruang kerjanya."Silvia hanya mengangguk tipis. "Terima kasih, Marco. Mansion ini tidak banyak berubah, masih terasa sedingin biasanya.""Mari, Nyonya, saya antar," balas Marco tanpa menanggapi sindiran tersebut.Sementara itu,
Read more