Pukul 03.14 pagi di sebuah apartemen mewah di kawasan Canary Wharf, seorang pria berusia akhir empat puluh tahun duduk menghadap meja besar. Punggungnya membelakangi jendela yang terbuka lebar. Piyama sutra berwarna gelap yang dipakainya basah dan menempel di dada. Angin kencang, yang membersamai gerimis kecil, meniup jauh tirai panjang dari floor-to-ceiling window. Menampar-nampar daun jendela ke kanan dan ke kiri, menimbulkan bunyi derit dan tumbukan. Juga menerbangkan lembaran kertas yang semula diletakkan di sudut meja hingga jatuh ke karpet kasmir. Ian Locke, nama pria tadi, tidak bereaksi. Tidak beranjak. Tidak bergerak sedikitpun. Seperti terlalu dalam tenggelam pada naskah fiksi yang harus diselesaikannya. Di ruangan sebelah, di atas ranjang king size, Lana, istrinya, baru saja terjaga dari tidur. Wanita itu mengerjap, bergelung, tetapi tidak langsung beranjak. Pemberitaan dan pembicaraan mengenai Clarissa Maynard pelan menyusup lagi. Membawa perasaan ngeri yang sulit
Terakhir Diperbarui : 2025-12-17 Baca selengkapnya