William mengusap wajahnya kasar, sejak dia pacaran dengan Clarissa, baik Clarissa maupun Nozela selalu terlibat pertengkaran kecil yang menyebabkan keduanya saling benci. "Kata-kata lo terlalu kasar Jel, masa nyamain cewek gue sama babu sih." Ucap William lembut. "Lagian dia duluan yang mulai ngatain gue cewek lain." Bela Nozela. "Udah lah, kalo niat lo kesini cuma mau marahin gue karena tadi sore mending lo pulang aja sana." Usir Nozela. "Nggak gitu Ojel. Gue cuma-" "Udah deh, gue nggak mau denger apa-apa lagi. Pulang sana, gue sibuk." Nozela berusaha melepaskan cekalan tangan William pada pergelangan tangannya. Dia sudah muak jika harus terus-terusan mengalah pada Clarissa, jika bukan Clarissa yang mulai lebih dulu Nozela tak akan kehilangan kontrolnya. Melihat sahabatnya yang merajuk, William menghela nafas pelan. "Oke, gue minta maaf. Gue bukan mau nyalahin lo Jel."
Última actualización : 2025-12-15 Leer más