Begitu kata-kata itu terucap, kabut tiba-tiba muncul tidak jauh di depan Kaisar Iblis. Kabut itu melayang turun seperti mimpi, lalu akhirnya mendarat di area tidak jauh di hadapan Kaisar Iblis.“Kediaman Peri?” Mata Lin Tian berbinar, lalu ia mendongak. Di antara kabut dan kerumunan itu, tiba-tiba muncul beberapa sosok. Mereka semua berpakaian putih, anggun seperti burung yang mengejutkan. Mereka melesat dari berbagai arah, berjalan seolah sedang menari di udara. Sosok anggun dan wajah cantik mereka menarik perhatian banyak orang untuk mengikuti setiap langkah yang mereka ambil.“Xinyu!” Mata Lin Tian berbinar. Di antara sembilan wanita itu, salah satunya tidak lain adalah Xinyu, wanita yang pernah menemaninya sebelumnya. Ia bergerak dengan langkah yang tidak terlalu cepat maupun terlalu lambat, seolah memiliki ritme indah, namun memancarkan pesona yang memukau.Kali ini, Lin Tian menemukan bahwa kesembilan wanita itu sangat cantik, bahkan lebih cantik daripada para penari yang pernah
Read more