“Bagaimana jika aku tidak setuju?” tanya sosok berbaju putih dengan tenang. “Kalau begitu, kau harus mati lebih dulu.” Pakar Langit Berbintang itu berbicara. Begitu ucapannya selesai, wajah besarnya tampak menyatu dengan Bintang Takdir Bela Diri. Cahaya dari Bintang Takdir Bela Diri itu langsung mengarah kepada pemuda berbaju putih. Kemudian, bintang itu memancarkan cahaya Dao Agung yang cemerlang, melesat keluar dan seolah hendak menghancurkan seluruh langit berbintang. “Kalau begitu, aku akan merampas semua milikmu,” kata pemuda berbaju putih tenang. Ia melangkah maju, membiarkan pancaran Dao Agung yang tak berujung menyinari tubuhnya. Aliran cahaya yang mampu menembus keabadian itu tidak mampu menggoyahkannya sedikit pun. Kerumunan melihat sosoknya melintasi aliran cahaya memesona itu, mengikuti cahaya bintang, lalu menuju Bintang Takdir Bela Diri raksasa tersebut. “Mati!” Makhluk perkasa itu meraung. Kekuatan penghancur melonjak dari Bintang Takdir Bela Diri, seolah ke
Read more