Terdengar langkah kaki. Beberapa sosok muncul dari dalam kabut: seorang lelaki tua dan dua pemuda. “Salam, Putri.” Lelaki tua itu sedikit membungkuk kepada Qing’er, sementara kedua pemuda di belakangnya berlutut dengan satu lutut, penuh hormat. Seandainya kedua pemuda itu berada di Dinasti Xia Agung, mereka pasti akan menimbulkan badai besar. Namun di sini, mereka patuh bak pelayan. “Sang putri telah membuka segelnya,” kata lelaki tua itu setelah melirik Qing’er. “Itu akan membahayakan tubuh Anda.” “Aku menginginkan teknik atau seni rahasia yang bisa membatalkannya.” Qing’er memandang lelaki tua itu dan berkata dingin, “Pengorbanan Dewa Iblis dapat meminjam kekuatan delapan dewa iblis untuk mengubah seseorang menjadi iblis kuno. Teknik itu membuat tubuh, garis keturunan, dan kekuatan menjadi sempurna, tetapi tak bisa dibatalkan. Aku ingin membatalkannya.” Pria tua itu sedikit mengangkat kelopak matanya. Ia berpikir sejenak, lalu berkata dengan suara rendah, “Putri, Anda tak bol
Read more