Mega terhenyak, "menginap disini?'' Mega mengulang.Awan menganggukkan kepalanya, "tidak ada Amelia, jadi beberapa hari ini kamu bebas menginap disini," jelas Awan.Mega menghela nafas, segera ia tersadar akan posisinya, "saya memang hanya pengganti, tapi bukan pengganti seperti ini, Pak!" ucap Mega dengan nada memelas."Emmm ... bukan seperti itu maksudku," Awan meraih tangan Mega."Jangan salah paham lagi!" Awan mengeratkan genggaman tangannya sembari mengarahkan tatapan matanya pada Mega yang tampak murung."Tawaran ku tadi itu adalah permintaanku. Aku tidak minta macam-macam, aku hanya minta temani aku saja!" mohon Awan.Walau merasa enggan, namun perlahan Mega mengarahkan tatapannya pada Awan.Mega lalu menggelengkan kepalanya, "saya tidak mau, tempat saya di paviliun, jadi biar saya tetap di paviliun saja. Saya sudah melonggarkan Bapak untuk tetap bisa menemui saya kapan saja. Jadi jangan persulit saya dengan permintaan Bapak yang seperti ini," tegas Mega."Kali ini saja, aku me
Read more