Tidak ada yang memperhatikan perubahan angin itu sampai perubahan itu tidak bisa lagi diabaikan.Angin gurun di Padang Pasir Ashkar biasanya bertiup dari barat ke timur mengikuti pola yang sudah ribuan tahun konsisten. Para pengembara Uyndar membaca angin seperti membaca bahasa, dan pola itu tidak pernah berubah tanpa alasan yang sangat besar.Angin malam itu bertiup dari tiga arah sekaligus.Dua prajurit Uyndar yang berdiri di sisi utara perimeter dataran saling melirik. Salah satu dari mereka berlutut sebentar, menekan telapak tangannya ke pasir, lalu berdiri kembali dengan wajah yang berubah."Angin berbalik," kata prajurit itu kepada rekannya dengan suara yang sangat pelan dalam bahasa Uyndar. "Dari utara, timur, dan selatan sekaligus. Ini tidak wajar.""Terakhir kali angin gurun berubah seperti ini," jawab rekannya sambil menatap langit yang mulai berubah warna, "kakek-kakek kita bilang ada sesuatu di bawah tanah yang terbangun."Keduanya tidak melanjutkan percakapan itu. Mereka
Ler mais