"Apa kamu sudah siap?" tanya Arsya menyeringai.Wajah Amira pucat, tubuhnya bergetar hebat, hingga ia berpegangan pada pinggir tempat tidur.Amira menggerakkan kakinya untuk menyingkirkan kaki Arsya, tapi tenaganya kalah jauh dengan Arsya. Kaki panjang Arsya bahkan tidak bergeser sedikitpun. Semakin ia berusaha, semakin kuat kaki Arsya menekannya."Nggak. Aku kira kamu sedang bergurau tadi," ucap Amira mencoba meredam rasa cemasnya."Aku nggak pernah bercanda sama ucapanku," ucap Arsya sambil melingkarkan tangannya pada tubuh Amira."Bukan gitu, aku cuma gadis desa, sangat jauh dari selera kamu. Aku sangat jauh dari tipe wanita yang selama ini tidur dengan kamu. Jangan tidur sama aku, kamu pasti kecewa," jawab Amira dengan tangan yang sudah bergetar hebat."Jadi, kamu menilai selama ini aku udah tidur sama banyak wanita?" tanya Arsya tepat di telinga Amira."I-ya, Suamiku.""Asal kamu tau, kita sama," ucap Arsya lembut."Maksudnya?" tanya Amira dengan mata membulat, ia bingung maksud
最終更新日 : 2025-12-15 続きを読む