Sedangkan yang satunya ....Kelvin berpikir, jika punya dua anak dan salah satunya seperti Jayden, dia pasti akan mematahkan kakinya.Namun, ini urusan keluarga orang lain. Dia juga malas ikut campur dalam perang internal keluarga elite.Wajah Victor tampak muram. Dia mengkritik, "Ayah, Jayden justru semena-mena karena dimanjakan kalian dari kecil.""Sudahlah!" Kakek menghela napas panjang.Kelvin berdeham, lalu memotong pembicaran, "Sekarang kondisi Kakek sudah membaik. Aku masih ada urusan, pergi dulu, ya?"Ekspresi Victor berubah kaget. Dia membujuk, "Dokter Kelvin, seenggaknya harus tinggal untuk makan. Aku ...."Kelvin pun menyela, "Aku benaran harus pergi karena ada urusan mendesak. Kalau nggak, aku juga mau tinggal."Melihat ekspresi Kelvin, Victor berkompromi. "Baiklah kalau begitu. Aku antar keluar. Dokter Lukas, tolong jaga ayahku sebentar."Lukas mengangguk. Dia memandangi Kelvin dengan kagum. "Kalian pergi saja, ada aku di sini."Kelvin dan Victor pun turun. Melihat mereka
Baca selengkapnya