Bab 76Sebelum benar-benar tidur, Chacha minta untuk dipeluk lagi. “Aku janji, nggak akan marah sebar-bar tadi lagi,” kata Chacha.“Iya, sayang. Aku juga janji bakal lebih sering cek ponsel kalau lagi nggak bareng kamu, jadi bisa selalu tahu keadaan kamu.”“Ohya, emang tadi ada masalah apa sebelum acara? Katanya, ada trouble yang bikin molor.”“Itu, script yang udah Delfin rancang semalaman hilang. Di sana kebetulan memang acaranya para mahasiswa, jadi aku emang suka jaga-jaga script biar nggak salah omong atau salah sebut gitu. Tau, kan, mereka kritis banget. Udah gitu, aku masih bisa atasi soal script. Lalu, sound bermasalah. Itu yang cukup lama diperbaikinya. Kita juga sampai nggak enak sama peserta yang hadir tepat waktu.”“Kok bisa, mas? Ada yang memang sengaja sabotase acara gitu?” sela Chacha.“Nggak tau pasti, yanggg. Tapi udah kelar semua, acaranya lancar. Nggak usah dipikirin. Yang lebih penting sekarang kalau kamu lagi kesel atau marah sama aku kamu boleh lampiasin semua
Last Updated : 2026-01-22 Read more