"Stop! Jangan mendekat, Mas! Biarkan aku bicara terlebih dahulu." Ucapan itu mampu menghentikan langkah Jagat yang sedang mendekat ke arahnya. Saat ini ia ingin meluapkan semua hal yang beberapa waktu ini ia pendam. "Kamu bilang pertemuan kamu dengan Rachel di Labuan Bajo itu tidak di sengaja, aku sudah percaya itu tapi kemudian kamu justru pelukan dengan dia di halaman rumah kamu." Jagat terlihat terkejut dengan ucapannya. Pria itu pasti tidak menyangka ia tahu tentang pelukannya bersama Rachel malam itu. "Kenapa lihat aku sampai segitunya, Mas? Kamu terkejut aku tahu tentang pelukan itu, iya?" Sekar menarik napasnya dalam-dalam, hatinya terasa sakit ketika mengingat malam itu. Ia yang berniat ingin menyatakan perasaan pada Jagat, justru dikejutkan dengan pelukan pria itu dan Rachel. "Apa kamu pikir aku bisa kamu permainkan, Mas? Kamu bilang ingin waktu untuk memikirkan tentang hubungan kita, tapi aku yakin yang kamu maksud bukan untuk mempertahankan hubungan kita, tapi waktu unt
Ler mais