Revan tersenyum lebar mendengar jawaban Bella."Aku senang sekali mendengarnya, kalau begitu boleh aku meminta nomor ponselmu, karena nanti aku akan jemput kamu."Namun, Bella cepat menggelengkan kepala pertanda menolak."Aku bisa datang sendiri ke tempat yang akan kau pilih nanti, tidak perlu repot menjemputku."Revan menatap tajam pada Bella dan menghela nafas."Rasanya tidak etis bagi seorang pria membiarkan wanita datang sendiri begitu saja, padahal aku yang mengajakmu, dokter Bella."Revan tak pernah membiarkan dirinya ditolak apalagi oleh seorang wanita cantik yang telah menarik perhatiannya."Oke fine, baiklah terserah kau saja." Bella memberikan nomor ponselnya pada Revan."Nah aku pulang dulu, sampai jumpa hari Minggu, ingatlah hanya tinggal satu hari lagi dan jangan lupa tolong rawat adikku dengan baik ya, aku mengandalkanmu."Revan memberi anggukan kecil seraya tersenyum tipis menyudahi pembicaraan mereka berdua, lalu pria pemilik aura maskulin itupun pergi meninggalkan ru
Baca selengkapnya